Penyebab Bettor Merugi Ketika Main Gim Judi Domino Online

Gim judi online sekarang sudah mewabah. Setiap penduduk di Bumi sebagian besar memainkan gim judi online untuk mencari hiburan sekaligus keuntungan. Di Indonesia pun demikian. Meski sempat mati suri karena pemerintah melarang peredaran gim judi. Akhirnya para pecinta judi di Indonesia bisa bernapas lega sejak kehadiran internet. Bermain secara aman dan nyaman merupakan impian setiap bettor di Indonesia. Dengan begitu, mereka bisa memainkan judi kartu domino tanpa perlu takut digerebek atau diseret menuju penjara.

Namun, meski bisa bermain judi secara bebas, masih banyak bettor yang melakukan kesalahan. Kesalahan yang dilakukannya bisa menyebabkan mereka mengalami kekalahan dan kerugian. Apalagi media taruhan yang digunakan untuk berjudi domino online adalah uang asli. Tentu masalah ini sangat penting untuk kita simak baik-baik selama Anda bermain judi online. Hampir 60% bettor di Indonesia selalu kalah dan kekalahan tersebut berakar dari diri mereka sendiri. Melihat hal itu, pasti ada sesuatu yang perlu diketahui oleh banyak bettor. Demi kebaikan bersama, kami sengaja menuliskan artikel ini untuk Anda dan siapa saja agar ke depannya tidak terulang kembali.

Penyebab Bettor Rugi Taruhan Judi Domino Online

Jika sampai sekarang Anda dan penjudi domino online lainnya masih berkutat di anggapan kalau hasil kemenangan dari judi ditentukan oleh keberuntungan. Kami harap Anda dan bettor semuanya berhenti main judi online sekarang juga! Keberuntungan memang memiliki persentase penentuan dari hasil kemenangan. Namun, persentase yang dimiliki hanya 0.75% dan tidak bisa dijadikan patokan begitu saja. Inilah salah satu penyebab bettor kalah dan merugi. Selain masalah keberuntungan, kami masih menyediakan penyebab kalah di bawah ini. Silakan Anda cermati baik-baik supaya tidak terulang dan Anda alami.

  1. Bettor tidak tahu batasan waktu saat bermain judi online.

Di gim judi online, bettor harusnya tahu kapan memulai dan kapan berhenti main. Gim judi bisa Anda mainkan ketika waktu luang sudah tiba. Jangan sesekali memaksakan diri untuk main judi di tengah kesibukan. Terlebih jika anda sudah bekerja. Prioritas utama tetap pekerjaan dan main judi online hanyalah sarana mencari kesenangan saja.

Berhenti main harus Anda lakukan tidak hanya di saat kalah saja. Ketika Anda sudah menang, meski hanya sekali dan keuntungannya sedikit, hentikan saja permainan. Langkah ini digunakan untuk mencegah angka kerugian sewaktu Anda bermain judi online. tidak dipungkiri jika kita sebagai manusia memiliki hawa nafsu untuk meraih keuntungan besar. Namun judi online bukanlah permainan yang mudah ditebak hasilnya. Nah, karena tidak mudah ditebak hasilnya, lebih baik mencegah daripada mengobati, kan? Mencegah kerugian daripada menyesal di kemudian hari.

  1. Menentukan berapa besar keuntungan dan kerugian.

Membuat catatan tentang berapa batas keuntungan dan kerugian saat bermain judi online merupakan langkah bijak. Menentukan besar keuntungan sekali main judi online bisa menekan rasa ingin atau serakah. Anggap saja Anda main taruhan dengan memasang sejumlah 20.000 dan target keuntungan sebesar 50.000. Jika sudah sampai di angka 50.000 atau yang mendekati, hentikan permainan. Begitupun Anda menentukan berapa kerugian dari modal 20.000. Jika sudah untung sebesar 50.000 dan di lain hari Anda main namun kalah, pastikan berapa besar kerugian yang diperoleh. Misalnya 30.000. berarti Anda harus menghentikan permainan sebelum modal berkurang di angka 30.000. Bisa saja Anda berhenti bermain jika kerugian sebesar 12.000 (50.000 – 12.000 = 38.000).

Cukup dua penyebab kekalahan yang bisa kami tuliskan pada perjumpaan kali ini. Penyebab di atas seringkali dilakukan bettor ketika mereka bermain judi domino online.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *